Jalan Tol Tanjung Benoa Bali

Rencana pembangunan jalan tol layang yang akan menghubungkan Tanjung Benoa Bali dengan Serangan di Bali diharapkan dapat menjadi jawaban untuk mengatasi masalah infrastruktur di pulau itu.

Jalan Tol Tanjung Benoa Bali
image dari google



Proyek jalan tol yang menghubungkan Nusa Dua, By Pass Ngurah Rai, Bandara, dan Benoa diprediksi rampung Oktober 2013.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bali Ketut Artika mengatakan telah disepakati kontrak kerja sama antara kontraktor sebagai pelaksana dengan para owner terkait butir-butir spesifikasi teknis dan administrasi dalam tahapan Pre Construction Meeting (PCM).
Tahapan selanjutnya pemasangan konstruksi di wilayah atas perairan dan di atas daratan, bersamaan dengan itu pembebasan lahan di daratan juga dilaksanakan sehingga semuanya berjalan secara simultan.

Menurut Artika proyek akan selesai pada Mei atau Juni 2013 dan selanjutnya disertai proses uji coba selama 3 bulan. Setelah itu, Artika menyebutkan tepatnya pada bulan Oktober 2013 jalan sudah dibuka untuk umum dan siap digunakan untuk KTT APEC.

Investasi proyek jalan tol yang membentang sepanjang 11 km tersebut sebesar Rp2,3 triliun. Adapun para investor yang terdiri dari beberapa perusahaan BUMN ini membentuk konsorsium yang tergabung dalam PT Jasa Marga Bali Tol.

Kepemilikan saham masing-masing investor di antaranya PT Jasa Marga 60%, PT Pelindo III 20%, PT Angkasa Pura I 10%, PT Wijaya Karya 5%, PT Hutama Karya 2%, PT Adhi Karya 2% dan PT Pengembangan Pariwisata Bali (BTDC) 1%.

Selain bertujuan untuk persiapan dalam pertemuan APEC 2013, proyek ini juga dibangun dalam rangka program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).

Artikel ini di ambil dari beberapa nara sumber:

Salam Happy Blogging..!!


New comments are not allowed.